Apakah PPMPN itu?
Menjadi bangsa yang besar ternyata tidak semudah membalikkan telapak tangan butuh waktu dan kerja keras dari rakyat kecil hingga Presiden, sudah saatnya bangsa ini bangun dari tidurnya, bangkit dari keterpurukan, tidak ada kata terlambat untuk meraih cita-citanya menjadi bangsa yang besar dan bercharacter.
PPMPN adalah sebuah program yang berbasis KARAKTER. Dimana hal tersebut telah dicetuskan oleh Bung Karno itu dalam sidang Umum PBB di Amerika pada 30 September 1960 dengan tema: NATIONAL CHARACTER BUILDING TO BUILD OF THE WORLD A NEW (Membangun karakter Nasional untuk membangun dunia baru).
PPMPN (PROGRAM PEMBANGUNAN MANUSIA PANCASILA NUSANTARA) adalah sebuah program dengan tujuan untuk mempermudah/ mempercepat tumbuhnya inti kesadaran sebagai manusia seutuhnya, khususnya sebagai manusia Indonesia yang berdasarkan Pancasila, bahkan untuk setiap orang hidup di seluruh dunia.
PPMPN dalam pelaksanaan kerjanya tidak menggunakan metode doktrinasi ataupun indoktrinasi seperti dalam pendidikan agama, partai politik, organisasi ataupun P4 pada masa orde baru, tetapi PPMPN menggunakan metode membangkitkan inti kesadaran serta menstimulus diri/ individual. Karena makhluk manusia adalah juga bisa disebut makhluk spiritual yang meliputi kemanusiaan, kejiwaan, kerohaian dan kebathinan dan juga manusia yang berkeTuhanan yang terkandung dalam setiap orang hidup. Menggugah inti kesadaran manusia, berfungsi sebagai berikut:
- Membangun kesadaran sebagai manusia yang berkeTuhanan Yang Maha Esa dengan harapan bisa merasakan keberadaannya Tuhan di dalam dirinya
- Menyadarkan sebagai manusia untuk berperikemanusiaan yang adil dan beradab
- Menyadarkan manusia itu adalah sebagai makhluk sosial yang tidak bisa hidup sendiri. Artinya satu sama lainnya saling tergantung diharapkan melahirkan kesadaran untuk bersatu (Persatuan Indonesia)
- Menyadarkan manusia untuk membangun kecerdasan emosi diharapkan melahirkan kesadaran dalam bermasyarakat sebagai perwujudan kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat, kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
- Membentuk kesadaran dalam bertindak dalam kehidupan sehari-hari berdasarkan empat kesadaran diatas, maka diharapkan melahirkan manusia baru, yang selalu bertindak positif dan menjadi kebiasaan hidup sehari-hari sebagai
manusia yang berkarakter, akhirnya mempercepat/ mempermudah terwujudnya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, dalam bermasyarakat berbangsa dan bernegara.
Dengan cara melakukan stimulasi/ perangsangan spiritualitas secara terus menerus maka lima bagian spiritualitas tersebut akan senantiasa aktif dan akhirnya melahirkan manusia baru yang berjiwa PANCASILA.
PPMPNĀ adalah merupakan Pesan Mulia Tuhan Yang Maha Esa sebagai MORAL KAPITAL untuk menjadi sebuah kunci alami membangunkan inti kesadaran manusia. Agar terbangunnya kebudayaan yang berkarakter serta kemanusiaan yang berkepribadian.
Adapun caranya adalah dengan menanamkan MORAL KAPITAL kepada setiap individu (sebagai kunci alami). Agar setiap individu memiliki HIKMAT dan KEBIJAKSANAAN berdasarkan keTuhanan Yang Maha Esa supaya manusia lebih terbuka lagi mata hatinya (Nuraninya) dan akan merangsang pada setiap orang atau mendorong setiap orang untuk berbuat keluhuran budi. Sehingga niat-niat berbuat kejahatan pun bisa lebih mudah dikendalikan. Menstimulus semangat persaudaraan serta menjunjung tinggi terhadap hak asasi manusia yang akhirnya melahirkan rasa pentingnya persatuan demi terbangunnya peradaban manusia yang baru dan lebih baik.